Tugas Pokok dan Fungsi Biro Perekonomian dan Pembangunan

Jumat, 19 Desember 2014

Peraturan Gubernur Bali Nomor 37 Tahun 2011 tentang Rincian Tugas Pokok Sekretariat Daerah Provinsi Bali

Kepala Biro Perekonomian dan Pembangunan mempunyai tugas :

  1.  menyusun, mengkoordinasikan rencana dan program kerja Biro;
  2. merumuskan kebijakan umum Biro serta menyelenggarakan administrasi berdasarkan kewenangan;
  3. mendistribusikan tugas kepada bawahan;
  4. menilai prestasi kerja bawahan;
  5. mengkoordinasikan para Kepala Bagian;
  6. memberi petunjuk kepada Kepala Bagian untuk mengadakan koordinasi dengan perangkat daerah/instansi lain sesuai bidang tugasnya;
  7. merumuskan sasaran yang hendak dicapai berdasarkan skala prioritas dan dana yang tersedia sebagai dasar dalam pelaksanaan tugas;
  8. memonitor serta mengevaluasi hasil pelaksanaan tugas bawahan agar sasaran dapat dicapai sesuai dengan program kerja;
  9. melaksanakan koordinasi dan pelayanan administratif kepada satuan kerja perangkat daerah;
  10. menyusun dan menganalisa data industri, pariwisata dan perhubungan, pemberdayaan lembaga perekonomian, penyusunan produksi daerah dan evaluasi program serta pengendalian pembangunan daerah dan administrasi pembangunan daerah;
  11. mengkoordinasikan pelaksanaan tugas yang berkaitan dengan bidang perekonomian dan pembangunan dengan instansi terkait;
  12. mengolah bahan, data dan menyiapkan rumusan Indikator Kinerja Utama, Penetapan Kinerja, dan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Provinsi Bali;
  13. melaksanakan sistem pengendalian intern;
  14. melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan; dan
  15. melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada Sekda melalui Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat

Kepala Bagian Industri, Pariwisata dan Perhubungan mempunyai tugas:

  1. menyusun rencana dan program kerja Bagian;
  2. mengkoordinasikan program kerja masing-masing Sub  Bagian;
  3. mengkoordinasikan para Kepala Sub Bagian:
  4. menilai prestasi kerja bawahan;
  5. membimbing dan memberi petunjuk kepada Kepala Sub Bagian dan bawahan;
  6. menyusun langkah kegiatan bagian Industri dan Pariwisata  berdasarkan program Biro  dan pedoman yang berlaku sebagai pedoman kerja;
  7. memfasilitasi penanganan promosi terpadu di bidang industri dan perdagangan, pariwisata dan kebudayaan serta investasi dan perhubungan;
  8. memfasilitasi dan mengkoordinasikan upaya pengembangan usaha di bidang  industri dan perdagangan, pariwisata dan perhubungan;
  9. identifikasi kawasan industri dan perdagangan, pariwisata dan perhubungan;
  10. menganalisa data sebagai bahan penyusunan pedoman petunjuk teknis  untuk pelaksanaan pembinaan oleh instansi terkait  dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugasnya;
  11. mengadakan koordinasi dengan instansi terkait dibidang usaha Industri, Pariwisata dan Perhubungan;
  12. mengadakan monitoring terhadap kegiatan di bidang industri, pariwisata, perhubungan, pos dan telekomunikasi;
  13. mengevaluasi terhadap pelaksanaan  kegiatan di bidang  Industri, Pariwisata dan Perhubungan;
  14. melaksanakan sistem pengendalian intern;
  15. melaksanakan tugas kedinasan lainnya  yang diberikan oleh atasan; dan
  16. melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada Kepala Biro.

Kepala Sub Bagian Industri dan Perdagangan mempunyai tugas:

  1. menyusun rencana dan program kerja Sub Bagian;
  2. memberikan petunjuk kepada bawahan;
  3. menilai prestasi kerja bawahan;
  4. mengumpulkan data usaha industri sebagai bahan penyusunan program peningkatan di bidang Pengembangan Industri dan perdagangan;
  5. menyusun pedoman dan petunjuk teknis sebagai bahan pembinaan untuk instansi terkait dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugas;
  6. memfasilitasi/mengkoordinasikan upaya pengembangan usaha industri melalui koordinasi dengan Instansi terkait;
  7. mengadakan monitoring terhadap kegiatan dibidang Industri dan Perdagangan;
  8. mengevaluasi pelaksanaan kegiatan di bidang industri dan Perdagangan;
  9. melaksanakan sistem pengendalian intern;
  10. melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan; dan
  11. melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada Kepala Bagian.

Kepala Sub Bagian Pariwisata mempunyai tugas:

  1. menyusun rencana dan program kerja Sub Bagian;
  2. memberikan petunjuk kepada bawahan;
  3. menilai prestasi kerja bawahan;
  4. mengumpulkan data di bidang Pariwisata sebagai bahan untuk memfasilitasi dengan instansi terkait  dalam pengembangan pariwisata;
  5. Mempersiapkan bahan koordinasi dalam rangka pemecahan masalah di bidang pariwisata;
  6. mengadakan monitoring terhadap kegiatan di bidang pariwisata;
  7. mengevaluasi pelaksanaan kegiatan di bidang pariwisata;
  8. melaksanakan sistem pengendalian intern;
  9. melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan; dan
  10. melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada Kepala Bagian.

Kepala Sub Bagian Perhubungan dan Telekomunikasi mempunyai tugas:

  1. menyusun rencana dan program kerja Sub Bagian;
  2. memberikan petunjuk kepada bawahan;
  3. menilai prestasi kerja bawahan;
  4. mengumpulkan bahan dan data tentang perkembangan transportasi sebagai bahan penyusunan program kerja;
  5. mempersiapkan bahan pedoman dan petunjuk pembinaan usaha-usaha dalam bidang perhubungan, pos dan telekomunikasi;
  6. mempersiapkan bahan koordinasi dalam rangka pemecahan masalah di bidang perhubungan, pos dan telekomunikasi;
  7. mengadakan monitoring terhadap kegiatan di bidang perhubungan, pos dan telekomunikasi;
  8. mengevaluasi pelaksanaan tugas di bidang perhubungan  pos dan telekomunikasi;
  9. melaksanakan sistem pengendalian intern;
  10. melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan; dan
  11. melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada Kepala Bagian.

Kepala Bagian Pemberdayaan Lembaga Perekonomian mempunyai tugas:

  1. menyusun rencana dan program kerja Bagian;
  2. mengkoordinasikan program kerja masing-masing Sub  Bagian;
  3. mengkoordinasikan para Kepala Sub Bagian:
  4. menilai prestasi kerja bawahan;
  5. membimbing dan memberi petunjuk kepada Kepala Sub Bagian dan bawahan;
  6. menganalisa data permohonan terhadap usulan dalam pengembangan  Lembaga Perkreditan Desa, BUMD/BUMN, koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Lembaga Usaha Ekonomi, Perbankan dan Penanaman Modal;
  7. menyiapkan konsep penyusunan pedoman dan petunjuk teknis, kegiatan Sub Bagian LPD dan Penanaman Modal, Sub Bagian Lembaga Usaha Ekonomi dan Sub Bagian Tata Usaha;
  8. menyiapkan  konsep surat yang berkaitan dengan tugas Ketatausahaan Biro;
  9. memfasilitasi promosi usaha kecil dan menengah;
  10. menyiapkan konsep materi sebagai bahan acuan dalam menyelesaikan masalah Pemberdayaan Lembaga Perkonomian;
  11. menyiapkan bahan koordinasi tentang pelaksanaan tugas Bagian Pemberdyaan Lembaga Perekonomian;
  12. melaksakanak sistem pengendalian intern;
  13. melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan; dan
  14. melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada Kepala Biro.

Kepala Sub Bagian Lembaga Perkreditan Desa dan Penanaman Modal mempunyai tugas:

  1. menyusun rencana dan program kerja Sub Bagian;
  2. memberikan petunjuk kepada bawahan;
  3. menilai prestasi kerja bawahan;
  4. mengumpulkan dan mengklasifikasikan data Lembaga Perkreditan Desa dan Penanaman Modal;
  5. menyiapkan bahan penyusunan pedoman, petunjuk dan teknis Lembaga Perkreditan Desa dan Penanaman Modal;
  6. mengikuti perkembangan pelaksanaan kegiatan Lembaga Perkreditan DesadanPenanaman Modal;
  7. menginventarisir dan mengevaluasi  permasalahan-permasalahan tentang perkembangan Lembaga Perkreditan Desa dan Penanaman Modal;
  8. membuat rancangan konsep materi pembinaan dalam rangka penyelesaian masalah Lembaga Perkreditan Desa dan Penanaman Modal;
  9. memfasilitasi/mengkoordinasikan kegiatan kerjasama di bidang pengembangan perekonomian daerah;
  10. melaksanakan sistem pengendalian intern;
  11. melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan; dan
  12. melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada Kepala Bagian.

Kepala Sub Bagian Lembaga Usaha Ekonomi mempunyai tugas:

  1. menyusun rencana dan program kerja Sub Bagian;
  2. memberikan petunjuk kepada bawahan;
  3. menilai prestasi kerja bawahan;
  4. mengumpulkan data dan mengklasifikasikan data jenis-jenis Lembaga Usaha Ekonomi  yang ada di daerah;
  5. menyiapkan rancangan petunjuk teknis tentang pengembangan Lembaga usaha ekonomi di daerah;
  6. menyiapkan bahan rekomendasi dalam pelaksanaan pengembangan Lembaga Usaha Ekonomi, koperasi dan UKM;
  7. Memfasilitasi keikut sertaan Lembaga Usaha Ekonomi, koperasi dan UKM yang baru berkembang didalam promosi;
  8. menyiapkan bahan penyusunan kebijakan serta koordinasi dan monitoring tentang lembaga usaha ekonomi, koperasi dan UKM;
  9. menghimpun dan mengevaluasi permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan keberadaan BUMD/BUMN dan Perbankan di daerah;
  10. melaksanakan sistem pengendalian intern;
  11. melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan; dan
  12. melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada Kepala Bagian.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Biro mempunyai tugas:

  1. menyusun rencana dan program kerja Sub Bagian;
  2. memberikan petunjuk kepada bawahan;
  3. menilai prestasi kerja bawahan;
  4. menghimpun dan mengolah bahan, data dan menyiapkan rumusam Indikator Kinerja Utama, Penetapan Kinerja, dan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Provinsi Bali;
  5. menyelenggarakan penatausahaan, mengagendakan dan mendistribusikan  surat  dinas ke Bagian serta menyelenggarakan kearsipan Biro;
  6. menyelenggarakan, menginventarisasi, memelihara dan melayani kebutuhan peralatan dan perlengkapan Biro;
  7. mempersiapkan dan mengatur rapat-rapat, pertemuan  yang diselenggarakan oleh Biro;
  8. menyelenggarakan administrasi kepegawaian dan keuangan Biro;
  9. melaksanakan sistem pengendalian intern;
  10. melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang ditugaskan oleh atasan; dan
  11. melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada Kepala Bagian.

Kepala Bagian Produksi Daerah mempunyai tugas:

  1. menyusun rencana dan program kerja Bagian;
  2. mengkoordinasikan program kerja masing-masing Sub  Bagian;
  3. mengkoordinasikan para Kepala Sub Bagian;
  4. menilai prestasi kerja bawahan;
  5. membimbing dan memberi petunjuk kepada Kepala Sub Bagian dan bawahan;
  6. Mengkoordinasikan penyiapan bahan kebijakan produksi daerah di bidang pertanian, perkebunan, peternakan, kehutanan, kelautan dan perikanan serta pertambangan dan energi;
  7. Melaksanakan koordinasi pelaksanaan kebijakan produksi daerah di bidang pertanian, perkebunan, peternakan, kehutanan, kelautan dan perikanan serta pertambangan dan energi;
  8. melaksanakan sistem pengendalian intern;
  9. melaksanaan tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan; dan
  10. melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada Kepala Biro.
Kepala Sub Bagian Pertanian, Perkebunan dan Peternakan mempunyai tugas :
  1. menyusun rencana dan program kerja Sub Bagian;
  2. memberikan petunjuk kepada bawahan;
  3. menilai prestasi kerja bawahan;
  4. mengumpulkan data  dan bahan dalam rangka menyusun program peningkatan usaha pengembangan produksi di bidang  pertanian, perkebunan, dan peternakan;
  5. mengolah dan menyajikan data sebagai bahan dalam rangka pengembangan usaha produksi dibidang  pertanian, perkebunan, dan peternakan;
  6. Mengolah data dan bahan dalam rangka pengembangan bidang pertanian, perkebunan dan peternakan;
  7. Melaksanakan koordinasi pengembangan usaha produksi di bidang  pertanian, perkebunan dan peternakan;
  8. Menyusun skala prioritas di bidang pertanian, perkebunan dan peternakan;
  9. melaksanakan sistem pengendalian intern;
  10. melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan; dan
  11. melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada Kepala Bagian.

Kepala Sub Bagian Pertambangan dan Energi mempunyai tugas:

  1. menyusun rencana dan program kerja Sub Bagian;
  2. memberikan petunjuk kepada bawahan;
  3. menilai prestasi kerja bawahan;
  4. mengolah data dan bahan dalam rangka pengembangan pertambangan dan energi.
  5. mengolah data BBM sebagai bahan pembinaan usaha pengembangan hasil pertambangan;
  6. mengolah data ketenagalistrikan sebagai bahan pembinaan usaha pengembangan hasil energi;
  7. melaksanakan koordinasi tentang pengembangan Pertambangan dan Energi;
  8. mempersiapkan bahan pengajuan skala prioritas penyusunan program pertambangan;
  9. memonitor dan mengevaluasi perkembangan pelaksanaan program pengembangan pertambangan dan energi;
  10. melaksanakan sistem pengendalian intern;
  11. melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan; dan
  12. melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada Kepala Bagian.

Kepala Sub Bagian Kehutanan, Kelautan dan Perikanan mempunyai tugas:

  1. menyusun rencana dan program kerja Sub Bagian;
  2. memberikan petunjuk kepada bawahan;
  3. menilai prestasi kerja bawahan;
  4. mengkoordinasikan usaha produksi dan konservasi kehutanan, kelautan dan perikanan;
  5. menyiapkan data dan bahan untuk pengembangan produksi dan konservasi kehutanan, kelautan dan perikanan;
  6. menyusun skala prioritas di bidang kehutanan, kelautan dan perikanan;
  7. melaksanakan sistem pengendalian intern;
  8. melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan; dan
  9. melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada Kepala Bagian.

Kepala Bagian Pengendalian Pembangunan mempunyai tugas:

  1. menyusun rencana dan program kerja Bagian;
  2. mengkoordinasikan program kerja masing-masing Sub  Bagian;
  3. mengkoordinasikan para Kepala Sub Bagian:
  4. menilai prestasi kerja bawahan;
  5. membimbing dan memberi petunjuk kepada Kepala Sub Bagian dan bawahan;
  6. mengkoordinasikan data yang berkaitan dengan pengendalian tata ruang wilayah dan permukiman, pengendalian bantuan luar negeri dan swadaya masyarakat dan  pengendalian kerjasama pembangunan antar daerah;
  7. menyiapkan konsep penyusunan pedoman dan petunjuk teknis tentang pelaksanaan tugas dan bagian pengendalian pembangunan;
  8. menyiapkan bahan koordinasi sesuai bidang tugasnya;
  9. melaksanakan sistem pengendalian intern;
  10. melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan; dan
  11. melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada Kepala Biro.

Kepala Sub Bagian Pengendalian Pembangunan Prasarana Wilayah mempunyai tugas:

  1. menyusun rencana dan program kerja Sub Bagian;
  2. memberikan petunjuk kepada bawahan;
  3. menilai prestasi kerja bawahan;
  4. melakukan pengkajian terhadap usulan-usulan pemanfaatan ruang baik yang berasal dari swasta, masyarakat maupun pemerintah;
  5. melaksanakan koordinasi dan pengendalian pembangunan terhadap pelaksanaan pemanfaatan prasarana wilayah secara terpadu dan berkesinambungan;
  6. menyusun bahan sebagai masukan bagi penyempurnaan pembangunan prasarana di masa yang akan datang;
  7. melaksanakan sistem pengendalian intern;
  8. melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan; dan
  9. melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada Kepala Bagian.

Kepala Sub Bagian Pengendalian Pembangunan Sektoral dan Swadaya Masyarakat mempunyai tugas:

  1. menyusun rencana dan program kerja Sub Bagian;
  2. memberikan petunjuk kepada bawahan;
  3. menilai prestasi kerja bawahan;
  4. melaksanakan koordinasi dalam pelaksanaan kegiatan Pembangunan Sektoral dan Swadaya Masyarakat secara terpadu dan berkesinambungan;
  5. melaksanakan koordinasi pemantauan dan pengendalian pelaksanaan Pembangunan Sektoral dan Swadaya Masyarakat secara terpadu dan berkesinambungan;
  6. menyusun bahan sebagai masukan bagi pelaksanaan pembangunan sektoral dan swadaya masyarakat;
  7. melaksanakan sistem pengendalian intern;
  8. melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan; dan
  9. melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada Kepala Bagian.

Kepala Sub Bagian Pengendalian Kerjasama Pembangunan Antar Daerah mempunyai tugas:

  1. menyusun rencana dan program kerja Sub Bagian;
  2. memberikan petunjuk kepada bawahan;
  3. menilai prestasi kerja bawahan;
  4. melaksanakan pengkajian terhadap usulan-usulan kerjasama pembangunan antar daerah;
  5. melaksanakan koordinasi dan pengendalian kerjasama pembangunan secara terpadu dan berkesinambungan;
  6. menyusun bahan-bahan sebagai masukan bagi penyempurnaan kerjasama pembangunan antar daerah;
  7. melaksanakan sistem pengendalian intern;
  8. melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang  diberikan oleh atasan; dan
  9. melaksanakan hasil pelaksanaan tugas kepada Kepala Bagian.

Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Daerah, mempunyai tugas:

  1. menyusun rencana dan program kerja Bagian;
  2. mengkoordinasikan program kerja masing-masing Sub  Bagian;
  3. mengkoordinasikan para Kepala Sub Bagian:
  4. menilai prestasi kerja bawahan;
  5. membimbing dan memberi petunjuk kepada Kepala Sub Bagian dan bawahan;
  6. menganalisa data dan bahan dalam rangka pengendalian dan evaluasi terhadap kegiatan di lingkungan Pemerintah Provinsi;
  7. melakukan pembinaan dan monitoring terhadap pelaksanaan kegiatan di lingkungan Pemerintah Provinsi;
  8. melaksanakan koordinasi, pembinaan, pengendalian  dan fasilitasi administrasi dalam upaya pembinaan/ pengembangan kegiatan jasa konstruksi;
  9. melaksanakan pembinaan/pengendalian terhadap ijin usaha jasa konstruksi yang diterbitkan oleh kabupaten/kota;
  10. melaksanakan sistem pengendalian intern;
  11. melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan; dan
  12. melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada Kepala Biro.

Kepala Sub Bagian Administrasi, mempunyai tugas:

  1. menyusun rencana dan program kerja Sub Bagian;
  2. memberikan petunjuk kepada bawahan;
  3. menilai prestasi kerja bawahan;
  4. mengumpulkan bahan pembinaan dan petunjuk teknis pelaksanaan program pembangunan dan bantuan pembangunan yang dikelola Pemerintah Provinsi;
  5. mempersiapkan dan merumuskan bahan-bahan dalam rangka pembinaan administrasi kegiatan pembangunan;
  6. melaksanakan koordinasi, pembinaan, pengendalian  dan fasilitasi administrasi dalam upaya pembinaan/ pengembangan kegiatan jasa konstruksi;
  7. Melaksanakan pembinaan/pengendalian terhadap ijin usaha jasa konstruksi yang diterbitkan oleh kabupaten/kota;
  8. melaksanakan sistem pengendalian intern;
  9. melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan; dan
  10. melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada Kepala Bagian.

Kepala Sub Bagian Monitoring, mempunyai tugas :

  1. menyusun rencana dan program kerja Sub Bagian;
  2. memberikan petunjuk kepada bawahan;
  3. menilai prestasi kerja bawahan;
  4. mempersiapkan bahan-bahan dalam rangka pembinaan, pengendalian dan monitoring terhadap kegiatan pembangunan daerah;
  5. melakukan pembinaan, pengendalian dan monitoring terhadap pelaksanaan administrasi kegiatan pembangunan daerah;
  6. melakukan pembinaan dan monitoring terhadap pelaksanaan pekerjaan jasa konstruksi;
  7. melaksanakan sistem pengendalian intern;
  8. melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan; dan
  9. melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada Kepala Bagian.

Kepala Sub Bagian Evaluasi dan Pelaporan, mempunyai tugas:

  1. menyusun rencana dan program kerja Sub Bagian;
  2. memberikan petunjuk kepada bawahan;
  3. menilai prestasi kerja bawahan;
  4. mengevaluasi dan melaporkan hasil pelaksanaan program pembangunan daerah;
  5. mengumpulkan, menghimpun, dan mengevaluasi laporan pelaksanaan program pembangunan daerah;
  6. mempersiapkan bahan koordinasi dengan instansi terkait, terhadap kegiatan evaluasi dalam menyusun laporan pelaksanaan kegiatan pembangunan;
  7. melaksanakan sistem pengendalian intern;
  8. melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan; dan
  9. melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada Kepala Bagian.